Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Turun Drastis, Dampak Ketegangan Geopolitik Meningkat

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim.teropongrakyat.co | Sebuah laporan terbaru dari Institute for the Study of War mengungkapkan bahwa lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa hanya tiga kapal kargo dan satu kapal tanker minyak yang memasuki Teluk Persia melalui selat itu dalam periode 24 jam sejak Rabu (8/4/2026) pukul 14.00 waktu AS bagian Timur. Sementara itu, enam kapal kargo dan empat kapal tanker tercatat keluar dari teluk melalui jalur yang sama.

Baca Juga:  Welcome to Jakarta, MV AS Carolina! Rute Baru dari Tiongkok Resmi Tancap Gas

Angka tersebut menunjukkan penurunan drastis dibandingkan kondisi normal. Media Inggris Financial Times melaporkan bahwa sebelum dimulainya operasi militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, lalu lintas kapal di Selat Hormuz mencapai sekitar 135 kapal per hari.

Sementara itu, kantor berita Rusia TASS mengutip sumber senior Iran yang menyebutkan bahwa berdasarkan kesepakatan gencatan senjata terbaru, Iran berencana membatasi jumlah kapal yang melintas menjadi maksimal 15 kapal per hari. Kebijakan ini disebut berada di bawah pengawasan Korps Garda Revolusi Islam dan telah disampaikan secara resmi kepada negara-negara di kawasan.

Baca Juga:  Perundingan Batal, Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ketegangan Global Meningkat

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran vital bagi distribusi energi global, terutama minyak dan gas. Penurunan drastis lalu lintas kapal di kawasan ini berpotensi memicu gangguan rantai pasok energi dunia serta meningkatkan kekhawatiran pasar internasional terhadap stabilitas kawasan.

Para analis menilai bahwa perkembangan ini akan terus dipantau secara ketat oleh pelaku industri pelayaran dan energi global, mengingat peran strategis Selat Hormuz sebagai salah satu chokepoint terpenting dalam perdagangan dunia.

Berita Terkait

Dukung Daya Saing Lokal, IPC TPK Jambi Lancarkan Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir
Welcome to Jakarta, MV AS Carolina! Rute Baru dari Tiongkok Resmi Tancap Gas
Indonesia – Australia Perkuat Komitmen: Tingkatkan Keselamatan Transportasi Lewat Forum Strategis
Sinergi Nasional-Internasional: Langkah Nyata Lindungi Laut dari Pencemaran Minyak
Kemenhub Lindungi Pelaut: Evakuasi Cepat Pasca Insiden di Laut Arab
PTP Teluk Bayur Ekspor Ribuan Ton Sawit, Buktikan Kinerja Terus Tumbuh
Siap Bertarung di London! Indonesia Kuatkan Posisi Hadapi Regulasi Maritim Global
Perundingan Batal, Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ketegangan Global Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20 WIB

Dukung Daya Saing Lokal, IPC TPK Jambi Lancarkan Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:31 WIB

Welcome to Jakarta, MV AS Carolina! Rute Baru dari Tiongkok Resmi Tancap Gas

Senin, 11 Mei 2026 - 19:09 WIB

Indonesia – Australia Perkuat Komitmen: Tingkatkan Keselamatan Transportasi Lewat Forum Strategis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:19 WIB

Sinergi Nasional-Internasional: Langkah Nyata Lindungi Laut dari Pencemaran Minyak

Selasa, 21 April 2026 - 20:35 WIB

Kemenhub Lindungi Pelaut: Evakuasi Cepat Pasca Insiden di Laut Arab

Berita Terbaru

Berita

PT CTP TOLLWAYS Dorong Literasi Keuangan Karyawan

Jumat, 31 Jul 2026 - 08:31 WIB

Berita

PT CTP TOLLWAYS HADIRI RAPAT KONSOLIDASI ANGGOTA ATI

Rabu, 29 Jul 2026 - 15:34 WIB